Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: 5 Orang di DKI Meninggal Diduga Terkena Hepatitis Akut
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > 5 Orang di DKI Meninggal Diduga Terkena Hepatitis Akut
HeadlineNews

5 Orang di DKI Meninggal Diduga Terkena Hepatitis Akut

Farih
Farih Published 18 May 2022, 19:56
Share
2 Min Read
ilustrasi anak dirawat di rumah sakit 169
Ilustrasi anak dirawat di rumah sakit. Foto: Net
SHARE

IPOL.ID – Dinkes DKI menyatakan puluhan orang mengalami gejala hepatitis, di mana lima orang di antaranya meninggal dunia. Kasus hepatitis itu tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

“Sejauh ini kita pernah menemukan 49 orang yang gejalanya hepatitis tapi belum diketahui penyebabnya,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Jakarta, Lies Dwi Oktavia, Rabu (18/5/2022).

Dia mengatakan, dari 49 orang itu, 25 orangnya karena ada penyakit lain setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Hasil pemeriksaan penunjangnya oh ada penyakit lain, jadi beres. Jadi bukan hepatitis misterius nih, udah ketahuan oh ini komplikasi, ini DBD,” jelasnya.

Adapun, sisanya 24 orang masih menunggu hasil pemeriksaan. Sebab, hasil pemeriksaan tidak bisa keluar dalam waktu 24 jam.

“Pemeriksaannya ada yang cepat dan lambat karena pemeriksaannya di laboratorium tertentu. Jadi dari 24 yang sekarang masih berstatus pengembangan itu ada 20 (pasien) yang masih pending. Jadi masih perlu hasil riksanya,” paparnya.

“Sejauh ini meninggal ada 5 orang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan adanya perbedaan gejala menonjol pada kasus dugaan hepatitis akut misterius di Indonesia dengan Inggris.

Gejala yang menonjol di Indonesia yakni demam (78,6 persen). Sementara di Inggris adalah Jaundice atau warna kekuningan pada kulit dan lapisan mukosa (70,21 persen).

“Untuk jaundice-nya di Indonesia cuma berapa persen itu. Padahal itu adalah gejala yang paling khas dari hepatitis akut,” kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril, Rabu (18/5/2022).

Dari data saat ini, di Indonesia justru gejala jaundice atau kuning ada di urutan kelima terbanyak dengan persentase 57,1 persen.

Di urutan kedua, gejala terbanyak yakni hilangnya nafsu makan (78,6 persen). Lalu, muntah muntah (71,4 persen) dan mual (64,3 persen). Persentase gejala itu juga mengalami perubahan dari sebelumnya. Per 13 Mei, pihaknya mencatat gejala terbanyak pertama yaitu demam (72,2 persen).

Lalu kedua, mual (55,6 persen), muntah (50 persen), hilang nafsu makan (50 persen) dan diare akut (44,4 persen).

Baca Juga

satu 2 31
Satu Kasus Hepatitis Akut Ditemukan di Bali
Diduga Varian Baru Corona Penyebab Munculnya Hepatitis Akut
Pemkot Surabaya Gelar Sosialisasi dari Sekolah hingga Ponpes untuk Cegah Hepatitis Akut
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: hepatitis akut
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article IMG 20220518 WA0146 SEA Games 2021: Wow.. Karateka Indonesia Borong 6 Medali di Hari Pertama
Next Article Menkes Budi Gunadi Sadikin Longgarkan Prokes, Indonesia Sedang Proses Transisi Menuju Endemi Covid

TERPOPULER

TERPOPULER
Latihan bersama simulasi Joint Exercise Business Continuity Management System (BCMS) Tumpahan Minyak melibatkan 30 stakeholder, di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (12/5/2026). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Ekonomi

KSOP Tanjung Priok Inisiasi BCMS, Integrasikan 30 Stakeholder Hadapi Krisis Pelabuhan

Nasional
BPJS Ketenagakerjaan Rawamangun Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta ke Ahli Waris PPSU di Momen Hari Buruh
12 May 2026, 11:30
Ekonomi
Dekatkan Layanan ke Warga, BPJS Ketenagakerjaan Plaza BPJamsostek Buka Booth di Tebet Eco Park Sepanjang Mei
12 May 2026, 08:25
Headline
MPR Nonaktifkan Juri dan MC Cerdas Cermat 4 Pilar
12 May 2026, 15:15
Politik
Angka Nikah Siri di Pulau Seribu Tinggi, Legislator PKS Harap Orangtua Lindungi Anak Perempuan
12 May 2026, 13:45
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?