Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Bekerja Nyaman Dan Produktif Berkat Pembuatan Kacamata Ditanggung BPJS Kesehatan
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Ekonomi > Bekerja Nyaman Dan Produktif Berkat Pembuatan Kacamata Ditanggung BPJS Kesehatan
Ekonomi

Bekerja Nyaman Dan Produktif Berkat Pembuatan Kacamata Ditanggung BPJS Kesehatan

Farih
Farih Published 24 Jun 2022, 09:12
Share
3 Min Read
IMG 20220625 WA0016
SHARE

IPOL.ID – Pada masa pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung 2 tahun lamanya di Indonesia telah berdampak banyak terhadap aktivitas banyak orang, mulai dari belajar sampai dengan bekerja yang awalnya dilakukan secara tatap muka di sekolah maupun kantor, kini semua dialihkan secara online menggunakan gadget sebagai penghubungnya, disamping nilai positifnya, penggunaan gadget berlebihan akan mempengaruhi kesehatan mata.

Akibat dari terlalu sering menatap gadget saat beraktivitas adalah menyebabkan mata minus atau miopia, hal itu sudah dirasakan oleh seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bernama M. Argatinur S. (22).

Sebelum masuk kedalam cerita Arga saat menggunakan kepesertaan JKN-KIS nya untuk membuat kacamata, ia menyebutkan bahwa segmen kepesertaannya adalah Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan kelas rawat 1.

“Baru-baru ini saya mengalami gangguan penglihatan yang bikin sulit untuk membaca tulisan dengan ukuran kecil, karena tidak nyaman dengan kondisi itu saya langsung mengonsultasikannya ke Puskesmas Kelurahan Ragunan dekat rumah, setelah itu saya dirujuk ke rumah sakit untuk dilakukan pengecekan mata lebih lanjut, hasil pengecekan dokter di rumah sakit menjelaskan kalau saya menderita gangguan mata minus 3,” ujar Arga Rabu (23/02).

Kemudian Arga mendapatkan rekomendasi untuk membuat kacamata minus sebagai alat bantu baca sekaligus meringankan beban kerja matanya, setelah semua pengecekan selesai dilakukan, dirinya diberikan resep kacamata sesuai kondisi yang dialami oleh dokter spesialis mata. Arga mengungkapkan bahwa penyebab awal dirinya mengalami keluhan penglihatan adalah karena terlalu sering menggunakan laptop dan gawai untuk bekerja pada masa pandemi Covid-19.

“Setelah mendapatkan surat resep kacamata dari dokter rumah sakit, saya langsung menuju Optik Internasional Fatmawati karena pada papan namanya tertulis melayani BPJS Kesehatan. Sesampainya disana saya langsung menyerahkan surat dari dokter tersebut ke pihak optik untuk dibuatkan kacamata dan asiknya disana saya bisa memilih bingkai kacamata sesuai selera dan ketentuan tentunya,” tambah Arga.

Ketika ditanyai mengenai proses administrasi pelayanan pembuatan kacamata menggunakan kepesertaan Program JKN-KIS, Arga menyebutkan tidak ada kendala yang dialaminya, bahkan ia hanya perlu waktu kurang dari 1×24 jam untuk mengikuti proses pembuatan kacamata tersebut mulai dari konsultasi awal ke puskesmas, pengecekan lanjut di rumah sakit dan menyerahkan resep ke optik untuk pembuatan kacamatanya tersebut, ditambah dengan waktu tunggu penyelesaian pengerjaan kacamata dari optik kurang lebih 3-4 hari saja sampai dapat diambil.

“Pertama kali menggunakan BPJS Kesehatan untuk pembuatan kacamata ini rasanya sangat senang dan puas, karena selain prosedurnya yang tidak begitu ribet, semua biaya pelayanan dan kacamata saya gratis ditanggung BPJS Kesehatan. Kini saya sudah bisa kembali bekerja dengan nyaman dan produktif dengan bantuan kacamata dan tentunya berkat BPJS Kesehatan,” tutup Arga. (DT/dv)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: JKN
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article guru besar Resmi Jadi Guru Besar UAI, Prof Suparji: Jangan Panggil Saya Profesor
Next Article satu 2 105 Waspada, Jakbar, Jaksel, dan Jaktim Hujan Petir serta Angin Kencang

TERPOPULER

TERPOPULER
Sejumlah panitia HUT Gereja Santo Fransiskus Asisi Tebet, Jakarta Selatan, bersama tim konservasi museum melakukan perawatan memoles bahan alami berbagai perabot yang ada di dalam gereja Paroki Tebet pada Jumat (8/5/2026) malam. Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
Jakarta Raya

Gereja Santo Fransiskus Asisi Tebet Bersolek Jelang HUT ke-60

Hukum
Aspidum Kejati Sumsel Diperiksa Bidang Pengawasan Kejagung
09 May 2026, 13:43
nofollow
Viral Video Remaja Diduga Mesum di Taman Balai Kota Panggul Trenggalek
09 May 2026, 16:33
Hukum
Pengusaha Heri Black Absen dari Panggilan KPK
09 May 2026, 10:18
Hukum
Periksa Pihak PT Len Railway Systems, KPK Dalami Bagi-bagi Fee Proyek DJKA Kemenhub
09 May 2026, 13:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?