Sekembalinya ke Pacitan, Luluk Diana berjanji untuk mempertajam lagi catatan total angkatannya. Bahkan, ia bertekad untuk melebihi angkatannya di Meksiko.
“Sebenarnya dalam latihan sehari-hati total angkatan saya bisa tembus 179kg. Saya bertekad untuk menambah total angkatan saya dan bersiap ke jenjang yunior, ” tandanya lagi.
Seperti diketahui, dalam kejuaraan yang diikuti 205 lifter dari 39 negara itu, Luluk menjadi yang terkuat dengan angkatan Snatch 75 kg, dan Clean & Jerk 95 kg sehingga meraih total angkatan 170 Kg.
Remaja kelahiran Pacitan, 9 Agustus 2005 itu unggul atas atlet asal Polandia, Oliwia W. Drzazga. Oliwia berada di posisi kedua dengan total angkatan 161 Kg (Snatch 70 Kg dan Clean & Jerk 85 Kg). Sedangkan peringkat ketiga diisi oleh atlet tuan rumah Gonzalez J. Lopez dengan total angkatan 153 Kg (Snatch 68 Kg, Clean & Jerk 85 Kg).
Terpisah, pelatih Luluk Diana, Samsuri mengatakan, ia bersyukur akhirnya Luluk Diana berhasil meraih gelar juara dunia.
“Berkat dukungan dari masyarakat Jawa Timur, Pengprov PABSI Jawa Timur. Ini adalah hasil yang tertunda karena seharusnya, tahun kemarin seharusnya kami mengikuti kejuaraan yang sama. Namun, karena sesuatu hal, tahun ini akhirnya Luluk Diana bisa berangkat. Ini adalah kejuaraan remaja terakhir bagi Luluk Diana sebelum melangkah ke jenjang yunior, ” papar Samsuri.
