Pasalnya, lanjut dia, perusahaan telah bekerja sama dengan airlines yang beroperasi di Indonesia. Salah satunya kerja sama dengan airlines dalam hal check-in counter. “Jadi kalau ada penumpang yang over baggage, mereka (petugas check-in) akan memberitahukan ke penumpang terkait layanan KEPO untuk barang yang dibawa mereka,” ujarnya.
“Over baggage itu kan dimungkinkan juga untuk diangkut langsung oleh airlines. Harga airlines lebih tinggi (dibandingkan) dengan Kargo. Tarif KEPO pasti lebih murah, karena melalui kargo,” lanjutnya.
Layanan KEPO memiliki 2 produk di antaranya, Layanan Kiriman Ekspres Paling Oke Langsung Urgent (KEPO lu) dan Layanan Kiriman Ekspres Paling Oke Ini Harus (Kepo ih). Urgent (KEPO lu) untuk layanan paket kargo akan tiba dengan estimasi waktu satu hari (24 Jam) sampai (one day services) dengan syarat dan ketentuan berlaku di masing-masing SO & ASC (Sales Outlet & Authorized Sales Counter).
Serta Layanan Kiriman Ekspres Paling Oke Ini Harus (Kepo ih) untuk layanan paket kargo akan tiba dengan estimasi waktu tiga sampai dengan tujuh hari kerja (Reguler) dengan syarat dan ketentuan berlaku di masing-masing SO & ASC (Sales Outlet & Authorized Sales Counter). Dengan adanya layanan ini, diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan penjualan dari berbagai bisnis yang ada di Angkasa Pura Kargo dan menjadikan layanan perusahaan lebih dekat dengan customer.
