Di tengah cuaca yang sangat panas, Menag berharap AC yang dipasang di tiap tenda bisa lebih dingin. Sebab, suhu yang lebih dingin di tenda akan memberi kenyamanan jemaah dalam beribadah. “Di sisa waktu yang ada, ini akan terus disiapkan,” tandasnya
Layanan lainnya adalah toilet. Menag melihat itu juga sudah disiapkan lebih banyak, termasuk sejumlah toilet portabel. Ini menurutnya penting agar jemaah tidak lama mengantri, baik saat akan mandi, bersuci, maupun buang hajat. “Air juga sudah mengalir,” sebutnya.
“Saya berharap, toilet portabel juga bisa ditambah untuk jamaah perempuan. Sebab, jumlah jemaahnya lebih banyak dan butuh waktu lebih lama di toilet,” sambungnya.
Selama di Arafah, jamaah akan mendapat layanan katering sebanyak lima kali di Arafah. Layanan katering juga diberikan 10 kali saat di Mina, dan satu paket snack di Muzdalifah. Katering akan disiapkan dengan menu Nusantara agar jamaah bisa menikmatinya.
“Kami berusaha memberikan layanan terbaik kepada jamaah agar mereka bisa menjalani rangkaian ibadah puncak haji ini secara nyaman, khidmat, dan khusyuk,” harap Menag.

