“Di gim pertama permainan saya masih enak dan bisa mengembangkan permainan dengan baik, sementara Chico juga banyak melakukan kesalahan sendiri. Bola dia juga masih banyak ragu-ragu. Di gim kedua, mind set saya masih seperti gim pertama yang mudah dapat poin padahal dia sudah mulai lepas mainnya. Kalau di gim pertama smash saya bisa langsung dapat poin, berbeda di gim kedua dia bisa balik-balik terus jadi saya terburu-buru malah mati sendiri,” jelas Ginting.
“Perjalanan di gim kedua dan ketiga saya coba lebih sabar, hanya memang hari ini dia bermain bagus dan lepas. Kita sudah sama-sama tahu permainan masing-masing dan kelemahan-kelemahan dia di latihan ternyata dia bisa tutupi juga hari ini. Beban tidak ada, justru saya lebih waspada. Bukan hanya ke Chico tapi kondisi lapangan yang berangin,” tutur Ginting.
Di babak semifinal, Chico akan berhadapan dengan Ng Ka Long Agus, tunggal putra asal Hong Kong. Chico bertekad untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya.
“Ada rasa bangga dan senang bisa melaju ke semifinal di sini, tapi tidak mau terlalu euforia karena besok masih pertandingan. Mau fokus kembali, set pikiran untuk besok dari awal lagi,” ungkapnya. (bam).
