Peserta lolos administrasi, tambah Silah, merupakan pendaftar yang memenuhi seluruh persyaratan seperti menyertakan ijazah keluaran Kementerian Agama (Kemenag) dengan tahun keluar maksimal 2020, surat rekomendasi dari pondok pesantren, surat rekomendasi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat, Ijazah, dan Syahadah Tahfidz minimal hafalan dua juz.
“Untuk pendaftar Fakultas Kedokteran dan Teknik disarankan menggunakan ijazahnya peminatan IPA, semuanya harus di bawah Kemenag. Selain itu tidak bisa. Syaratnya adalah ijazah di bawah Kemenag baik yang Madrasah Aliyah Swasta atau Pendidikan Diniyah Formal (PDF),” ujarnya.
Peserta lolos seleksi berkas akan melanjutkan ke tahap seleksi tulis. Peserta wajib mengirimkan esai singkat berbahasa Arab menggunakan tulisan tangan dan diunggah ke laman https://beasiswa.nu.or.id/mesir/lolos-tahap-1 paling lambat tanggal 3 Agustus 2022, pukul 24.00 WIB.
Adapun ketentuan esai adalah maksimal satu halaman kertas ukuran A4 dengan tema “Saya Sebagai Nahdliyin”. “Pengumuman esai tanggal 5 Agustus 2022, setelahnya diproses dan besoknya langsung ujian lisan,” papar Silah.
