“Kerja sama dengan institusi luar negeri ini di tingkat fakultas dan bisa digunakan untuk prodi di dalam Fakultas Vokasi UKI, yaitu Prodi Analisis Keuangan, Prodi Manajemen Pajak, Prodi Keperawatan, Prodi Fisioterapi,” jelasnya.
Mitra yang sudah bekerja sama di dalam negeri ada 38 institusi dan akan ada tambahan 16 mitra tambahan. Sedangkan ada 3 mitra kerja sama dengan luar negeri dan akan ditambah 4 mitra. Kerja sama dalam negeri diantaranya dengan pihak swasta, BUMN dan pemda, khususnya untuk tempat mahasiswa magang dan praktisi yang diundang untuk memberikan kuliah di kampus.
Lebih lanjut, Maksimus menjelaskan Fakultas Vokasi UKI selalu menyesuaikan kurikulum dan mempersiapkan soft skill dan kompetensi mahasiswa untuk berkiprah di luar negeri, yaitu kemampuan bahasa dan kultur di negara tujuan.
Dalam menentukan kurikulum, Fakultas Vokasi UKI mengundang para mitra kerja dunia usaha dunia industri untuk memberikan masukan kebutuhan apa yang dibutuhkan dilapangan.
“Di dalam proses kuliah, kami selalu mengundang praktisi dunia usaha dunia industri untuk memberikan kuliah di kampus. Tentu juga terlibat dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka, sehingga bisa mempelajari materi dari prodi di luar Fakultas Vokasi UKI,” pungkasnya.
