“Saya melihat, para pembicara juga berkompeten semua dibidangnya, punya keilmuam tentang pengeloaan pemerintahan,”jelasnya.
Yang menarik dalam acara diskusi tersebut, lanjutnya, semua pembicara menyampaikan bahwa siapa pun yg dipilih oleh presiden akan sanggup melaksanakan tugas Pj dengan baik.
“Yang menjadi catatan bagi kami dalam diskusi ini adalah kontrol DPRD DKI, ternyata punya peran kuat karena kalau tidak harmonis maka Pj ini bisa di evaluasi.
“Tak kalah menarik, terkait program pokok pikiran (pokir) juga dibahas dan para pembicara juga merasa kenapa pokir tidak ada di Jakarta padahal hal itu adalah hak konstitusi anggota dewan. Sama halnya dengan Fraksi PDIP yang otomatis jadi Ketua dewan? Karena Konstitusinya menyebutkan begitu. (Apes).

