4. Secara khusus saya tugaskan Badan Karantina Pertanian untuk mengawal pengembangan komoditas pertanian strategis di Sulawesi Tenggara sebagai salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
5. Jangan terlibat praktik gratifikasi, korupsi, kolusi dan nepotisme dalam penyelenggaraan karantina pertanian.
Mentan juga menyampaikan bahwa pada akhir tahun 2019, pihaknya telah mengawal upaya peningkatan ekspor pertanian, dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat ekspor pertanian dengan tren positif sejak kurun waktu tahun 2019 – 2021.
Dikatakan SYL, dari data terakhir tercatat peningkatan nilai ekspor sebesar 35.42% periode Januari – Agustus tahun 2022 dibandingkan periode sama di tahun 2021. Sementara prestasi lain yang menggembirakan bagi insan pertanian yakni tren menurun pada impor pertanian sebesar 29,84% periode Januari – Agustus tahun 2022 dibandingkan periode sama di tahun 2021.
“Ini menjadi salah satu signal bahwa program strategis Kementan disamping Gratieks, yakni Konstratani, KUR telah on-the-track,” tambah SYL.
