Sementara, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Selatan, Puspla Dirdjaja menambahkan, para pelatihan dalam kegiatan merupakan seniman yang profesional di bidangnya.
“Jadi mereka ini diajari membuat semacam merchandise, atau pernak pernik yang bisa memberikan manfaat ekonomis. Seperti membuat ondel-ondel, tas tenteng, ornamen, dan lainnya yang bernilai ekonomis,” tukasnya.
Setelah pelatihan, sambung Puspla, pihaknya juga akan memantau terus para peserta, dalam upaya untuk selalu memberikan dukungan. “Puluhan peserta tersebut berasal dari Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara Cahaya Batin yang berada di bawah Dinas Sosial DKI Jakarta, serta dari kecamatan-kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Selatan,” tutupnya. (Joesvicar Iqbal)
