Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Belajar Pengalaman Mahal Sri Lanka, Terjebak Proyek Utang China
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Opini > Belajar Pengalaman Mahal Sri Lanka, Terjebak Proyek Utang China
Opini

Belajar Pengalaman Mahal Sri Lanka, Terjebak Proyek Utang China

Timur
Timur Published 27 Nov 2022, 08:03
Share
8 Min Read
china sri lanka
Proyek Pelabuhan Hambantota Sri Lanka, dimana China mengambil alih konsesinya selama 99 tahun dengan utang tetap berjalan. Foto: me.eui.eu
SHARE

Ada bandara gagal dan jalan tol yang realiasi lalu-lintasnya tidak seindah studinya. Ada juga kereta cepat, yang biayanya selangit dan proses konstruksinya sarat masalah. Soal ini, Nikkei Asia berkomentar: ”there was no proper analysis of which infrastructure projects would boost growth and productivity the most” (tidak ada analisis yang tepat mengenai proyek infrastruktur mana yang paling mendorong pertumbuhan dan produktivitas).

Kini, Sri Lanka didera krisis dengan utang yang menggunung. Padahal, beberapa bulan sebelum chaos terjadi, beberapa metrik ekonomi Sri Lanka terlihat lebih bagus daripada India. Artinya, ukuran numerik tidak selalu bisa jadi acuan.

Dari Hambantota kita belajar, bahwa infrastruktur mesti dibangun dengan sehat, yang tidak hanya soal gagah-gagahan. Momen telah menjadi monumen. Hambantota adalah tugu peringatan – yang sangat mahal – soal rezim pemburu rente dan kesejahteraan umum yang dikorbankan.  Lantas pakah proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, atau Ibu Kota Negara Nusantara bakalan buntung dan bernasib sama dengan Pelabuhan Hambantota? Semoga tidak. Wallahua’lam. (tim/literasiislam)

Previous Page1234567
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Belt and Road Initiative, Belt and Road Initiative (BRI), bri, IKN, Infrastruktur, kereta api cepat, OPINI, Pelabuhan Hambantota, proyek utang china, sri lanka, srilanka, utang, utang china
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Hutan Bambu Inspirasi Bambu, di Antara Sejuta Fungsi dan Pemberdayaan Perempuan
Next Article IMG 20221127 WA0028 Jadi Tuan Rumah HAPUA-JEPIC Symposium 2022, PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Demi Wujudkan NZE

TERPOPULER

TERPOPULER
Timnas Indonesia U17
HeadlineOlahraga

Sempurna di Laga Pembuka, Timnas Indonesia Hajar Tiongkok 1-0 di Piala Asia U-17

Jakarta Raya
BPJS Ketenagakerjaan Mangga Dua Serahkan Manfaat di Acara May Day 2026 Jakarta Utara
06 May 2026, 09:24
HeadlineOtomotif
Volkswagen Luncurkan “ID. Buzz Eclipse Edition” di Indonesia: Ikon Listrik Kini Lebih Berani, Lebih Personal
06 May 2026, 11:00
HeadlineOlahraga
Carlos Pena Soroti Kartu Merah dan Peluang Terbuang usai Persita Digilas 0-2  Borneo FC
06 May 2026, 10:28
News
Jadi Program Unggulan, Nelayan Butuh Dukungan Asuransi
06 May 2026, 05:37
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?