Sekaligus membuktikan bahwa tren global pariwisata kedepan telah berubah dari 3S lama, yaitu Sand, Sun, and Sea menjadi 3S baru, yaitu Spirituality, Serenity, dan Sustainability.
“Raja Ampat adalah salah satu contoh destinasi yang lengkap 3S barunya. Dan sebagai informasi, Arborek, -Desa Wisata yang berhasil dikembangkan di wilayah ini- merupakan proyek percontohan desa wisata yang sukses menjadi destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” kata Sandiaga.
Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menambahkan, Raja Ampat terpilih karena coral reefs dan diving spot di wilayah ini tidak ada tandingannya di dunia. Atmosfer less crowded-nya mampu menjadi alternatif pulau baru Indonesia bagi para wisatawan mancanegara.
“Kami berharap penghargaan ini membantu meningkatkan awareness masyarakat internasional akan Raja Ampat dan Indonesia, sekaligus memacu seluruh aktor pariwisata Indonesia untuk meningkatkan manajemen pengelolaan destinasi 3S baru dengan lebih giat lagi,” katanya.
