Melihat group komunitas buku di media sosial di Intagram maupun Twitter juga banyak dan karena di 2019 dihantam wabah, pandemi selama 2 tahun dan sempat terhenti. “Sekarang kita mulai start lagi jalankan JakBook”.
Nanti di 2023, sambungnya, JakBook akan menjadi agenda rutin, berkelanjutan sekaligus membantu para pelajar. Karena sekolah mulai normal kembali, belajar mengajar offline kembali. Banyak permintaan buku-buku di masyarakat dan di JakBook ini pembayarannya bisa dengan menggunakan Kartu Jakarta Pintar (KJP).
“Apalagi akses ke Pasar Kenari cukup strategis, parkirannya cukup luas dan dapat terjangkau dengan Transjakarta. Di JakBook Pasar Kenari ini dapat menjadi wadah bagi para komunitas baca, menulis, lukis, sepeda, musik, maupun jogging, dan lainnya bisa kemari,” katanya.
Harapannya, dengan keleluasan pasca Covid-19 minat literasi membaca buku menjadi pulih seperti di 2019. Artinya, keinginan masyarakat, komunitas buku untuk berinteraksi di JakBook bisa terlaksana, dan digunakan kembali.
