“Utamanya literasi minat baca di masyarakat di 2022 bisa meningkat lagi. Tidak ada kata terlambat, sebenarnya agar ada triger lagi,” ucapnya.
Lebih jauh, dia katakan, dua pasar lainnya yang memiliki JakBook ada juga di Pasar Bukit Duri, Jakarta Selatan dan Pasar Pluit, Jakarta Utara. Namun Pasar Kenari JakBook-nya lebih besar dari dua pasar tadi. Karena untuk ekshibisi JakBook ini yang pertama dipusatkan di Pasar Kenari.
“Nanti road show juga ke dua pasar itu dan pembangunan JakBook saat ini juga sedang digeber akan dibuka di Pasar Perumnas Klender di triwulan pertama di 2023,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua IKAPI DKI Jakarta, Hikmat Kurnia menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik pada dunia perbukuan. Meski dihantam digital, namun ada tantangan. Karena buku harus tetap berdiri, dunia literasi minat membaca tidak boleh mati.
“Tak ada bangsa yang hebat tanpa literasi yang baik. Apalagi hari ini peringatan Hari Guru,” ucapnya.
“Mari kita hidupkan terus literasi minat baca agar bangsa unggul, disrupsi digital biarlah, pandemi biarlah berlalu. Wujud buku dulu dari kulit kayu, berubah menjadi kertas dan saat ini buku bisa menjadi digital, minat baca harus terus meningkat,” tambahnya.
