Pihaknya segera menangani pohon tumbang itu dengan mengerahkan 30 personel Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Pusat ditambah petugas pemadam kebakaran dan PPSU.
Dia menegaskan, petugas Distamhut rutin melakukan pengecekan dan penopingan pohon jika terlihat sudah tinggi dan rimbun.
“Kalau kira-kira rimbun, kita topping. Lihat dari kondisi akarnya juga dan usia pohonnya. Kalau terlampau tinggi ya kita topping. Kita nggak maulah ambil kendala yang lebih ini ya,” katanya.
Bagi masyarakat yang dirugikan akibat pohon tumbang itu, dia mengimbau agar segera melapor ke Dinas Pertamanan dan Hutan Kota disertai bukti foto dan klaim asuransi. Setiap kendaraan yang mengalami kerusakan, tegasnya, akan diganti sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pantauan di lokasi, pohon yang tumbang itu tepat berada di sebelah pintu masuk Balai Kota DKI. Terlihat akar pohon yang tertanam di antara keramik taman itu sudah tercerabut bersamaan jatuhnya pohon tersebut.
Pohon yang tumbang ini menyebabkan enam orang yang sedang berteduh luka-luka dan puluhan sepeda motor rusak. Tiga orang luka ringan dibawa ke RS Tarakan untuk mendapat perawatan dan tiga lainnya ke klinik kesehatan Balai Kota Jakarta. (pin)
