“Saya ingin fasilitas ini tidak hanya menjadi sekedar fasilitas, K9 harus menjadi Lab Hidup yang tumbuh, menjadi sebuah ekosistem yang berguna untuk lingkungan sekitar. K9 harus dapat menjadi rumah untuk satwa k9 dan juga rumah bagi masyarakat umum khususnya pecinta, pemerhati, bahkan perlindungan satwa, inilah yang dimaksud dengan pelayanan terhadap satwa,” tambah Fadil
“Kami menyambut baik peresmian ini. Kampus siap mendukung aktivitas K9 melalui program penelitian, pengiriman mahasiswa magang, penguatan kapasitas dokter K9 agar selalu update dengan pengetahuan dan ketrampilan baru,” ujar Prof Deni Noviana, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB.
Doni Herdaru (Animal Defenders), aktivis satwa yang sering melakukan aksi penyelamatan satwa di berbagai wilayah Nusantara menyampaikan “Fasilitas K9 ini layak menjadi percontohan, bahkan bisa dibilang salah satu yang terbaik di Asia Tenggara.”
Sedangkan Aviani Malik, pecinta hewan, menyampaikan bahwa ajakan Polda Metro Jaya untuk melakukan kolaborasi menjadi penting mengingat penyelamatan satwa-satwa di luar sana memerlukan dukungan aparat kepolisian.
