“Harus atur strategi, jaga momentum peluang dan jaga emosi karena emosi jadi musuh utama kita. Ini masuk level internasional, Asia-Pacific, jadi mentalnya juga harus Asia-Pacific. Semangat terus dan harus menang,” kata Okto.
Sementara itu, Manajer Tim MMA Indonesia Peter Salim menjelaskan sebenarnya ada beberapa atlet lain yang juga rencananya akan diberangkatkan. Namun urung karena atlet tersebut terbentur kontrak profesional dan persiapan ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Peter juga memastikan ketiga atlet telah berlatih keras di klub masing-masing untuk mempersiapkan diri ke Asian-Pacific MMA Championships 2022 ini.
“Di Asian-Pacific MMA Championships ini peraturannya pakai peraturan amatir, jadi aman dan tidak membahayakan karena bertanding dengan safety protector. Ketika atletnya tidak ada perlawanan selama tiga detik, pertandingan langsung di setop. Kalau ada yang jatuh juga tidak boleh dipukul lagi,” ujar Peter Taslim yang mengatakan pihaknya mengantisipasi negara-negara pecahan Rusia.
