Budi menambahkan, untuk rekayasa lalu lintas dilakukan Satlantas dan Sudin Perhubungan. Dan hanya diberlakukan bila terjadi kemacetan pada pintu masuk TMII. “Sifatnya situasional,” imbuhnya.
Sebab, menurutnya, hingga Sabtu (31/12) sore tadi, arus lalu lintas menuju TMII masih lancar, kapasitas parkir pada bagian dalam TMII masih dapat menampung kendaraan pengunjung.
“Sementara masih menggunakan di dalam taman mini, kalau sudah tidak menampung lagi maka digunakan tempat-tempat di sekitar taman mini. Ada tiga di luar TMII kita siapkan,” tukasnya.
Sementara, Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar mengatakan, untuk perayaan tahun baru 2023 di Jakarta Timur ini terbagi pada dua lokasi, yakni di TMII dan Old Shanghai Sedayu City, Cakung.
Total ada 2.000 personel gabungan yang dikerahkan untuk mengamankan perayaan malam tahun baru di Jakarta Timur. Mereka disebar di masing-masing kecamatan dan titik-titik keramaian.
“Mudah-mudahan kita harapkan pada malam pergantian tahun seperti malam Natal kemarin, aman dan kondusif. Tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan masyarakat,” harap Anwar. (Joesvicar Iqbal)

