“Contoh ya dulu siapa yang enggak kenal Beksi sebagai silat punyanya orang Betawi. Nah anak milenial apalagi gen-z sekarang tuh banyak yang engga tahu apa itu silat Beksi. Maka ini penting di dorong agar warisan leluhur kita tidak lenyap ditelan zaman,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Bamus Betawi dan Bamus Betawi 1982 memutuskan untuk bersatu di bawah bendera Majelis Amanah Masyarakat Betawi.
Keharmonisan Bamus Betawi dan Bamus Betawi 1982 ditunjukkan saat bertemu dengan Pj Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan tersebut Heru mengingatkan Bamus Betawi dan Bamus Betawi 1982 untuk selalu menjaga keakraban dan keharmonisan.
“Kita ingin saling menjaga Kota Jakarta, yang harmonis, saling mengerti satu sama lain, serta mengutamakan musyawarah dalam setiap mengambil keputusan. Mari kita pertahankan Jakarta yang harmonis,” ujar Heru di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (6/12) lalu. (Peri)

