“Dan ini adalah suatu kolaborasi yang kolosal lintas kementerian lembaga dan kinerja dari 5 DSP serta 8 KEK pariwisata ini berhasil kita lakukan untuk menopang persiapan dari DSP ini menjadi destinasi unggulan beyond Bali,” kata Menparekraf Sandiaga dikutip dari siaran pers.
Kemenparekraf berkolaborasi antarKementerian/Lembaga seperti dengan KemenPUPR untuk pembangunan infrastruktur jalan, penataan kawasan, penyediaan air bersih dan sanitasi, pembangunan homestay/sarhunta; dengan Kementerian Perhubungan melalui peningkatan konektivitas darat, serta stakeholder lain, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mendorong investasi pembangunan infrastruktur sektor BUMN dan swasta.
Sementara itu, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu mengatakan pengembangan 5 DSP dan 8 KEK pariwisata menunjukkan progres yang signifikan.
“Terkait dengan pengembangan 8 KEK pariwisata, kami bersyukur bahwa sebagian besar menunjukkan progres yang signifikan, karena masih ada beberapa KEK yang masih membutuhkan perhatian khusus untuk didorong investasinya. Khususnya kami di Kemenparekraf sangat berterima kasih kepada KemenPUPR yang memang kontribusinya luar biasa dalam infrastruktur,” kata Vinsensius.

