IPOL.ID – Kinerja Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dalam kurun dua bulan ini dinilai untuk menihilkan jejak Anies Baswedan di Jakarta.
Ditunjuknya Heru sebagai PJ Gubernur DKI Jakarta menjadi refresentasi Pemerintah Pusat untuk menyinergikan kebijakan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Saya pikir dua bulan ini, ada indikasi PJ ini memang sengaja didesain oleh pemerintah pusat untuk menihilkan apa yang sudah dicapai oleh gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Anies Baswedan,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Club, Gigih Guntoro di Jakarta, Senin (19/12/2022).
Hal ini diungkapkan Gigih saat FGD Jakarta Initiative bertajuk” Teropong Kebijakan 2023 PJ Gubernur DKI Jakarta”.
Menurutnya, Kebijakan yang diambil Heru seringkali tidak sejalan dengan kebijakan yang dijalankan Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Anies Baswedan.
“PJ ini selalu bermanuver yang penting bukan Anies. Dulu soal penghapusan anggaran jalur sepeda, terbaru soal pergantian slogan baru Jakarta. Padahal, slogan itu refresentasi visi Gubernur, sedangkan PJ ini kan bukan hasil dari pemilihan kepala daerah,” katanya.