
Pengaruhi Satwa Liar
Menurut badan lingkungan PBB, dikutip worldatlas, setidaknya 800 spesies dilaporkan terkena dampak limbah laut di seluruh dunia, dan 80 persen penyebabnya adalah plastik. Selain menumpuk di lautan, plastik merupakan material yang paling banyak merugikan biota laut. Ikan, burung laut, dan hewan laut terluka atau terbunuh oleh sampah plastik di lautan. Secara global, pencemaran plastik laut berdampak pada setidaknya 267 spesies, termasuk 86 persen dari semua spesies penyu, 44 persen dari semua spesies burung laut, dan 43 persen dari semua spesies mamalia.
Karena polusi plastik yang meluas di banyak pantai, terjadi penurunan tingkat reproduksi penyu karena perubahan suhu pasir tempat inkubasi terjadi. Selain itu, sampah plastik membunuh hingga satu juta burung laut setiap tahun.
Seperti penyu, burung laut mengonsumsi plastik, menempati ruang di perutnya dan kadang-kadang dapat menyebabkan kekurangan gizi. Banyak burung laut ditemukan mati dengan bahan ini masih ada di perutnya. Para ilmuwan memperkirakan bahwa pada tahun 2050, 99 persen dari semua spesies burung laut akan mengkonsumsi plastik, naik dari perkiraan saat ini sebesar 60 persen.
