
Seperti diketahui, Rusia memiliki beberapa tambang dan cadangan intan terbesar di dunia (beberapa di antaranya belum dieksplorasi), termasuk di Udachny, Grib, dan Aikhal. Terungkap pada 2014 bahwa Alrosa bermaksud memperluas tambang Udachny menjadi proyek 5 juta karat per tahun, menjadikannya tambang berlian paling produktif di Rusia dan seluruh dunia.
Alrosa pertama kali menggunakan Udachny pada tahun 1971, dan selama 43 tahun berikutnya, telah membantu perusahaan menghasilkan uang lebih dari US$80 miliar.
- Botswana (22,88 Juta Karat)
Sebuah tambang berlian yang signifikan ditemukan pada tahun 1966, tahun dimana Botswana mendeklarasikan kemerdekaannya dari Inggris. Lokasi tambang terkenalnya ada di daerah perdesaan bernama Orapa, sekitar 250 mil dari ibu kota negara Gaborone. De Beers, perusahaan terkenal di dunia yang sudah melegenda di Afrika Seatan, merupakan penemu dan pengeksplorasi tambang tersebut. The Beers masih menjadi pemasok terbesar di dunia untuk intan – materi kasar dari berlian/permata.
