“Kalau sudah ada keahlian meracik kopi, peserta bisa mendaftarkan diri pada program JakPreneur untuk mendapatkan pendampingan menjadi wirausahawan,” harapnya.
Ketua Pusat Pemberdayaan Masyarakat Universitas Nasional, Etty Hesthiati mengatakan, pelatihan ini merupakan rangkaian Disnatalis ke-73 Tahun Universitas Nasional.
Peserta mendapatkan pengetahuan meracik kopi dari tiga narasumber kompeten seperti Ketua Coffee Lovers Indonesia, Jamil Musanif, Trainer Barista, Ninno Listya, dan Barista, Harzami Ahadi.
“Mudah-mudahan kehadiran pelatihan ini memberikan manfaat karena kopi saat ini merupakan minuman kekinian, sehingga peserta memiliki pengalaman dan pengetahuan meracik kopi dan menjadikannya sebagai usaha di kemudian hari,” pungkasnya. (Joesvicar Iqbal)
