“Saya termasuk yang mengharuskan segala sesuatu tercatat, ter arsipkan. Jadi, kalau pengaduan misalnya, selain melalui whatsapp juga diusahakan bersurat. Karena kan tertib administrasi, kalau pemerintah kan mesti ada hitam di atas putihnya,” ucapnya.
Strategi Santi membangun kondusifitas lingkungan antara lain dengan melakukan pendekatan terhadap kalangan perempuan. Salah satunya, mengunjungi emak emak.
“Ketika mengunjungi balita kurang gizi atau Bawah Garis Merah (BGM), saya upayakan membawa bingkisan seperti susu dan pempers yang memang bemanfaat untuk balita tersebut,” ucapnya.
Santi mengungkapkan, karena warganya pun sangat beragam dari segi latar belakang ras, etnis dan pendidikan, ia juga tak jarang menghadapi problematika sosial yang muncul.
“Mungkin karena saya perempuan jadi gayanya beda dengan laki-laki, ketika menghadapi hal seperti ini jadi harus lebih ramah sehingga hatinya menjadi lunak, karena kalau sapaan awalnya baik kesannya akan baik,” ungkapnya.
Diketahui, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono merupakan salah satu warga Kelurahan Duren Sawit. Santi menyampaikan, Heru merupakan pejabat tinggi yang tidak menutup diri dan mudah bergaul serta punya kepedulian dengan lingkungan.
