“Itu sodetan BKT masih kosong, belum terisi air. Sayang begitu lebar, tapi belum terisi air. Kenapa, karena memang belum konek (tersambung) antara Ciliwung dengan BKT,” jelasnya.
Sebelumnya, hal senada juga disampaikan tenaga Profesional (Taprof) Lemhannas RI, Dadang Solihin. Ia menyampaikan bahwa Heru Budi Hartono sedang melakukan gebrakan dengan mengerjakan tiga proyek besar. Proyek tersebut dinilai jadi bagian dari strategi Jakarta menuju kota berketahanan.
Ketiga proyek tersebut antara lain; sodetan dari Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT), proyek kereta ringan atau Light Rail Transit/LRT Jakarta dari Velodrome ke Manggarai dan penambahan jalur kereta api dari stasiun Tanah Abang.
“Ini menjadi gebrakan luar biasa. Sodetan akan menjawab soal ketahanan dari ancaman bencana (banjir) dan transportasi akan menjadi pengurai masalah kemacetan dan solusi percepatan ekonomi,” kata mantan Deputi Gubernur DKI era Anies Baswedan ini, Selasa (27/12).
Sebagai informasi, proyek sodetan Kali Ciliwung merupakan salah satu proyek terbesar dan terpanjang di dunia dalam sistem pengerjaan konstruksi air di bawah tanah. Penuntasan proyek ini ditargetkan rampung pada April 2023.
