“Untuk itu, pada pameran Harkordia 2022 ini Polri mengenalkan berbagai aplikasi kepada masyarakat antara lain Sinar, Signal, ETLE, Dumas Presisi, Yanduan Propam, whisthelblowing Sistem SSDM Polri dan Pelayanan Informasi Publik Divhumas Polri,” ungkap Dedi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/12).
Tidak selalu formal, sambung dia, pada pameran kali ini menyasar kaum milenial. Polri pun banyak membagi-bagikan berbagai merchandise yang telah diberikan tulisan atau label quote ‘Antikorupsi’.
Tidak gratis begitu saja, Polri mensyaratkan masyarakat yang ingin mendapatkan merchandise tersebut untuk melakukan foto di area booth Polri. Kemudian melakukan posting di media sosial masing-masing dan mention media sosial Divisi humas Polri dan Dittipikor Bareskrim Polri.
“Sebagai wujud keterbukaan Polri kepada masyarakat, pada pameran itu Polri mempersilahkan masyarakat untuk memberikan masukan secara langsung atau melalui kuesioner,” tuturnya.
Antusiasme pengunjung pada stand Polri begitu luar biasa. Sehingga Polri dinobatkan menjadi peserta pameran terfavorit ketiga setelah stand BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Agama (Kemenag).
