Petugas kemudian memanggil tim forensik dan INAFIS guna mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengidentifikasi korban. Sedangkan jasad korban dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk diotopsi dan proses identifikasi lanjutan antara lain identitas dengan tes DNA.
Di TKP, polisi menemukan identitas perempuan. Hanya polisi tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa identitas tersebut adalah milik korban.
Sewaktu polisi mengevakuasi jenazah korban mutilasi, ada sebuah mobil yang masuk ke halaman indekos tapi kemudian langsung kabur.
Petugas yang curiga kemudian langsung mengejar mobil tersebut. Ternyata di dalam mobil tersebut ada MEL dan beberapa orang lainnya.
“Ada mobil yang datang tapi kabur, langsung kita kejar. Kita kejar akhirnya didapati beberapa orang termasuk terduga pelaku,” katanya.
Dia menambahakan, ada wanitanya juga di mobil tersebut. “Kita dalami motifnya dan sebagainya. Jadi ini masih sangat awal, sangat dini,” ujarnya.
Hanya hengki mengatakan, belum ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut. Proses penetapan tersangka harus berdasarkan “scientific crime investigation”. (ahmad)
