Di tempat yang sama, Ketua DC Kongres, Fikri Firdauzi menjelaskan, logo Kongres SEMMI yang diluncurkan terdiri dari empat gambar yaitu Jembatan Suramadu, Rumah Peneleh, Tugu Pahlawan dan Tugu Hiu serta Buaya.
“Logo Kongres SEMMI dengan dominasi warna hijau. Selain logo organisasi ada empat gambar yang sangat ikonik bagi Kota Surabaya dan Jawa Timur,” ungkap Fikri.
Dia pun menerangkan arti filosofi dari logo kongres yang telah resmi diluncurkan. Berikut arti dan filosofi logo Kongres ke VIII Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI):

*) Warna Hijau, alami, daya hidup, martabat dan kekayaan.
*) Jembatan Suramadu, merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan untuk menyambung suara rakyat.
*) Rumah Peneleh, kembali ke peneleh laboratorium ideologi bangsa.
*) Tugu Pahlawan, mengenang sejarah perjuangan para pahlawan kemerdekaan bangsa Indonesia dalam pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya.
*) Tugu Hiu dan Buaya, Surabaya terdiri dari kata sura (berani) dan baya (bahaya), yang kemudian secara harfiah diartikan sebagai berani menghadapi bahaya yang datang.

