“Sekarang ada keresahan di dunia ini, soal desain seperti apa dunia dapat hidup berdampingan dalam status keadilan sosial. Kapitalisme gagal, komunisme berbahaya,” ujar Rocky.
Oleh karena banyaknya upaya memikirkan jenis ekonomi atau transaksi sosial yang dasarnya pada kesetaraan manusia, banyak orang yang mulai melakukan studi-studi baru tentang Islam.
“Karena Islam adalah dokumen yang selesai. dokumen yang final sebagai wahyu. Tidak ada intrepetasi setelah itu satu tahun meninggalnya Nabi naskah itu selesai,” jelas dia.
Secara tekstual, Alquran memuat secara sempurna, secara lengkap seluruh bayangan manusia tentang kehidupan pribadi, alam, akhirat, dan bernegara.
“Saya menganggap ini suatu dokumen sosial ketika dunia mengalami ilusi tentang masa depan,” tandas Rocky. (Yudha Krastawan)
