Tak berselang lama, korban dihubungi oleh pelaku dan menanyakan keberadaannya.
Lalu, sekitar pukul 11.40 WIB, korban dihubungi/mendapat chat lagi oleh pelaku dan menanyakan keberadannya dimana. Akhirnya korban dan terduga pelaku ketemuan di sekitaran kampus G, sekitar pukul 12.01 WIB, tepatnya di depan koridor kelas G112. Keduanya ngobrol di depan pintu masuk ke gedung 1 dekat parkiran yang banyak genteng-genteng disusun.
Tak lama berselang keduanya terpisah. Namun saat pelaku berada di toilet bawah tangga Gedung 1. Nah, di sini pelaku memanggil korban. Saat itu, tidak ada gelagat aneh dirasa oleh korban, karena merasa bahwa pelaku mungkin ingin menanyakan letak toilet cowok. Sebab, di toilet kampus tak ada tanda tertera cowok/cewek.
“Tiba-tiba, dia (pelaku) dorong aku ke tembok ujung yang sepi terus nyosor gitu bibirnya,” bunyi keterangan dalam akun tersebut sebagaimana dikutip pada Selasa (13/12).
Sontak hal tersebut ditolak korban dengan cara menepis dan mendorong pelaku hingga ke belakang. Sebab, perlakuan pelaku telah menjurus ke pelecehan seksual.
