Ia juga berharap dari buku yang juga didalamnya menceritakan sejarah PABSI hingga melahirkan atlet Olimpiade itu, para Pengrov mampu mengimplementasikan progam LTAD agar semakin banyak lagi melahirkan bibit bibit lifter yang potensial kedepannya.
Senada juga dikemukakan, sesepuh PABSI, Adang Daradjatun, yang berharap agar para pengurus di daerah membuat pemetaan tugas di daerah untuk mencari bibit-bibit atlet angkat besi andal.
‘Karena tidak mungkin suatu keberhasilan diraih dengan cara yang mudah. Angkat Besi kini telah menjadi cabang olahraga populwr berkat prestasinya yang telah mendunia. Apalagi ditambah dengan dukungan penuh dari Pemerintah saat ini yang sangat peduli dengan prestasi para atlet Indonesia. Saya optimistis prestasi angkat besi kelak mampu lebih meningkat lagi di pentas dunia,”tandas Adang Daradjatun.
Terpisah, Wakil Ketua Umum 1 KONI Pusat, Soewarno mengaku bangga dengan prestasi yang dicapai oleh PABSI selama ini. Apalagi, ungkapnya, peta persaingan pembinaan angkat besi kini tak hanya di dominasi atlet dari Pulau Jawa dan Sumatera saja.

