Untuk itu, tegasnya, perangkat daerah terkait harus memastikan Skywalk Kebayoran Lama dilengkapi sistem pencegahan dini, baik kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) maupun petugas yang berjaga rutin untuk berpatroli. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan keamanan di Skywalk Kebayoran Lama itu.
“Karena panjang jembatan ini sekitar 450 meter, harus ada pengamanan yang memadai terutama di saat-saat sepi. Pastikan juga penerangan cukup dan terus menyala di malam hari,” tambah Ara.
“Patroli dan penertiban di sepanjang skywalk juga penting dilakukan agar menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang melintas,” tambahnya.
Sebelumnya, Pejabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono meresmikan Skywalk Kebayoran Lama yang menjadi sarana konektivitas antarmoda angkutan publik di Jakarta. Skywalk Kebayoran Lama ini dibangun mulai Maret 2022 sejak, Anies Baswedan masih memimpin DKI Jakarta.
“Saya meresmikan penggunaan skywalk kebayoran untuk digunakan masyarakat dan tentunya nanti tolong dirawat dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan tetap harus dijaga. Tentunya, (untuk) keamanan, pak walikota nanti keamanan satpol pp dan keluarahan bisa, termasuk petugas dari Dishub,” ujar Heru Budi Hartono usai meresmikan Skywalk Kebayoran Lama, Jum’at (27/1).
