IPOL.ID – Dalam periode Tahun 2022, Badan Nasional Narkotika (BNN) RI terus meningkatkan upaya war on drugs di berbagai bidang. BNN terus melakukan akselerasi upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika (p4gn), Selasa (3/1/2023).
Dalam upayanya, BNN mengklaim konsisten mengusung empat strategi antara lain soft power approach, hard power approach, smart power approach dan cooperation. Soft power approach pada strategi soft power approach meliputi bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi, BNN juga telah melakukan banyak pencapaian dan dampaknya dapat dirasakan masyarakat.
Hal tersebut diutarakan Kepala BNN RI, Komjen Pol Petrus Reinhard Golose bahwa seperti halnya pada bidang pencegahan, fokus BNN meningkatkan ketahanan masyarakat ditempuh melalui kegiatan desa bersinar di 588 desa/kelurahan se-Indonesia.
Diikuti dengan kegiatan ketahanan keluarga anti narkotika (family resilience) dengan melakukan intervensi kepada 1.040 keluarga, melibatkan 4.160 anggota keluarga (bapak/ibu dan anak).