Sejumlah anggota Satreskrim Polres Kepulauan Seribu pun telah tiba di ruang Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati untuk mengurus proses administrasi autopsi jenazah korban.
Isak tangis anggota keluarga personel Satreskrim Polres Kepulauan Seribu pecah saat mendatangi rumah sakit (RS) Polri Kramat Jati.
Di lokasi, keluarga dari Aipda I tiba di Instalasi Forensik didampingi jajaran Satreskrim Polres Kepulauan Seribu pada Selasa (31/1) sore.
Mereka sempat masuk ke ruang administrasi forensik RS Polri Kramat Jati, kemudian ke ruang Instalasi Forensik tempat jenazah I dilakukan proses autopsi, memastikan penyebab tewasnya korban.
Selama beberapa saat anggota keluarga yang merupakan seorang perempuan dan seorang pria tersebut berada di dalam ruang Instalasi Forensik RS Polri untuk melihat jenazah.
Tangis keduanya tidak terbendung setelah keluar dari ruang Instalasi Forensik, bahkan Kasatreskrim Polres Kepulauan Seribu AKP Ashari Firmansyah pun turut berupaya menenangkan pihak keluarga.
Kasatreskrim Polres Kepulauan Seribu, AKP Ashari Firmansyah mengatakan, korban Aipda I merupakan anggotanya yang bertugas sebagai Banit Unit II Satreskrim Polres Kepulauan Seribu.
