IPOL.ID – Banyak orang memilih parfum berdasarkan aroma yang langsung tercium saat pertama kali mencobanya di toko.
Namun menurut para perfumer, kesan pertama justru belum cukup untuk menunjukkan kualitas sebuah parfum.
Terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia, performa parfum baru benar-benar dapat dinilai setelah digunakan selama delapan hingga sepuluh jam.
Perubahan cara pandang ini mulai terlihat di kalangan konsumen Indonesia. Jika sebelumnya keputusan membeli parfum lebih banyak dipengaruhi oleh aroma pada semprotan pertama, kini semakin banyak orang memperhatikan bagaimana parfum berkembang di kulit, seberapa lama aromanya bertahan, serta apakah wanginya tetap nyaman digunakan setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari.
Pergeseran tersebut tidak lepas dari karakter iklim Indonesia. Suhu yang hangat, kelembapan yang tinggi, serta perpindahan antara panas di luar ruangan dan ruangan berpendingin udara dapat memengaruhi bagaimana parfum bereaksi di kulit.

