Menurut Willy, kegiatan tersebut penting dilakukan untuk menanamkan pengetahuan dan menumbuhkan perilaku tertib berlalu lintas. “Ada harapan para sopir truk memahami tata cara berlalu lintas dengan baik. Mengenal kondisi kendaraan dan tubuhnya, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan di masa datang,” harapnya.
Disebutkan, ada tiga faktor yang jadi penyebab kecelakaan yaitu faktor manusia, kendaraan dan lingkungan. Faktor penyebab kecelakaan tertinggi adalah manusia. Ini disebabkan kecerobohan pengguna jalan, kurangnya pemahaman pengguna jalan terhadap teknik berkendara, etika berlalu lintas, pengecekan kendaraan serta minimnya kesadaran sopir terhadap keselamatan berlalu lintas.
“Sehingga kami mengimbau agar para sopir truk ini terus memeriksa kendaraan secara berkala dan juga jangan melebihi kapasitas muatan di dalam truk tersebut,” pesan Willy.
Hal senada diungkapkan oleh narasumber dalam kegiatan sosialisasi, Jamal. Menurut dia, ada sejumlah catatan yang harus diperhatikan oleh para sopir truk sebelum berkendara.

