Beruntung tidak ada mobil atau truk yang mengarah ke lokasi kecelakaan ketiganya. Keduanya berupaya menolong pemotor perempuan yang hendak mengantar pesanan online. “Untungnya gak ada mobil atau truk di arah yang sama saat pemotor perempuan yang tidak itu terjatuh,” ucapnya.
Terkait kejadian tersebut, Tomi mendesak agar petugas Bina Marga DKI Jakarta atau petugas terkait agar cepat mengatasi jalan berlubang di Jalan DI Panjaitan. Sebab jalan berlubang, bergelombang dan berkerikil itu sangat berbahaya jika dilintasi pengendara motor.
“Tolong diatasi cepat bapak-bapak yang bertugas mengatasi jalan berlubang, sebab itu berbahaya Pak,” katanya.
Persoalan jalan berlubang tidak hanya terjadi di Jalan DI Panjaitan, namun juga jalam berlubang terdapat di sepanjang Jalan Gatot Subroto. Kondisi tersebut dikeluhkan oleh pengendara mobil maupun pemotor.
Salah satu pengendara mobil, Minto, 55, mengatakan, jalan berlubang ukurannya bisa sedalam 5-10 centimeter juga bisa terlihat di Jalan Gatot Subroto. Itu sebenarnya dua arah jalan raya itu lubangnya lumayan dalam.

