Wapres Ma’ruf pun berharap para penerima penghargaan bisa menginspirasi dan memotivasi untuk menyebarkan ajaran Ahlussunnah Waljama’ah atau pemahaman tentang akidah yang berpedoman pada sunnah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.
Selanjutnya, Wapres menuturkan, giat yang digelar NU tersebut adalah kegiatan yang sifatnya perbaikan dengan paham Ahlussunnah Waljama’ah. Yang diperbaiki adalah masalah-masalah agama, kemasyarakatan, politik, sosial, ekonomi dan budaya.
Perbaiki bangsa dan negara serta memperbaiki dunia. Memperbaiki umat, masyarakat ke arah yang lebih baik. “Santrinisasi umat (Islam), dan berprilaku santri. Juga memperbaiki umat NU sendiri agar menjadi umat yang terbaik melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Bangun umat yang kuat, dan tangguh. Kemudian saling membantu perekonomian. Ini yang perlu dikembangkan lagi,” kata Wapres RI, Ma’ruf Amin.
NU, katanya, juga harus meningkatkan perbaikan pada tingkat global. “Bukan hanya untuk orang Indonesia saja tetapi seluruh dunia. Sesuai dengan apa yang ada pada lambang (NU), istilahnya mendothkan dunia. Jadi membangun secara berkelanjutan,” tutur Wapres RI.

