“Kata bapak saya (tamu bapak) itu pejuang dari kalangan Nahdlatul Ulama. Saya mohon maaf tidak tahu waktu itu,” tutur Megawati tersenyum mengenakan kebaya batik bermotif dan selendang merah.
Kemudian anugerah kategori nasional juga diberikan kepada KH Abdul Wahid Hasyim, KH Abdurrahman Wahid, dan Usmar Ismail. Sedangkan untuk kategori pesantren berusia satu abad diberikan kepada 68 pesantren. Di antaranya, Ponpes Salafiyab Syafiiyaj Situbondo, Ponpes Darussalam Martapura Kabupaten Banjar dan Ponpes Al Kaumani (APIK) Kaliwungu Kendal.
Berikutnya untuk kategori internasional, PBNU memberikan penghargaan kepada Al Azhar Kairo Mesirz Sayyid Abbas bin Abdul Azis, Syaikh Yasin Al Fadani, dan Martin Van Bruinessen.
Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Anugerah 1 Abad NU, Rumadi Ahmad menerangkan, pada momentum 1 Abad NU, PBNU mengajak seluruh umat muslim di seluruh Indonesia turut bersama memperingati 1 Abad NU. Selain diselenggarakan secara offline. Giat dihadiri oleh pengurus PBNU, pejabat tinggi
negara, dan tokoh-tokoh nasional.

