IPOL.ID – Aparat Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tengah menggagalkan pengiriman enam calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang bakal dikirim ke Timur Tengah.
Keenam perempuan calon PMI ilegal tersebut, diselamatkan dari satu rumah tempat penampungan di kawasan Bogor pada Rabu (1/2) siang.
Deputi Bidang Penempatan dan Pelindungan Kawasan Asia dan Afrika BP2MI, Agustinus Gatot Hermawan mengatakan, korban diselamatkan saat sedang menunggu dikirim penyalur.
“Tadi siang kami mendapat informasi bahwa ditampung enam orang calon PMI. Kami langsung bergerak cepat menyelamatkan mereka,” tegas Agustinus di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (1/2).
Berdasar pemeriksaan BP2MI para korban yang berasal dari Cianjur, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTT) itu mengaku tidak mengetahui bahwa mereka jadi korban PMI ilegal.
Sebab, para korban tergiur dengan iming-iming gaji besar selama bekerja di sana. Namun mereka tidak mengetahui bahwa Pemerintah Indonesia sudah tidak mengirimkan PMI ke Timur Tengah.
