Korban penyulundupan PMI ilegal asal NTT, Inda, 29, mengatakan, dirinya mendapat informasi pengiriman PMI ke Timur Tengah dari seorang perantara dan sudah dua bulan berada di penampungan.
“Enggak tahu kalau ilegal. Mau ikut karena tawaran gaji besar. Kemarin tinggal hanya mau jalan (diberangkatkan) hari Jumat. Habis ini mau lanjut cari kerja sesuai prosedur saja,” tukas Inda.
Sebelumnya, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani mengajak berbagai pihak terkait untuk perang melawan mafia perdagangan orang. Sebab, BP2MI terus diganggu oleh sindikat mafia yang terus berbisnis dalam perdagangan orang dengan cara kotor, curang dan tidak resmi.
“BP2MI tidak bisa menangani pencegahan terkait tindak pidana perdagangan orang secara sendiri. Sehingga saya mengajak elemen-elemen, komponen, organisasi mahasiswa, pemuda, LSM, yang konsern dengan perjuangan buruh migran, ayo lawan sindikat mafia ini,” ajak Benny dalam kegiatan Resolusi 2023 BP2MI, di Kantor BP2MI di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (31/1).

