“Misi kemanusiaan Indonesia tahap keempat telah dilaksanakan baik. Saya (kemarin) menyertai rombongan sebagian telah kembali ke Indonesia. Akan segera kita tindak lanjuti hal-hal yang sudah kita dapat selama saya bersama Kepala BNPB dan seluruh tim,” tutur Muhadjir.
“Intinya kita akan tetap memberikan dukungan untuk rakyat Turkiye semaksimal mungkin,” tambahnya.
Menurut Suharyanto, penarikan kembali 50 anggota tim INASAR dilakukan setelah Pemerintah Turki memutuskan memberhentikan seluruh operasi pencarian, pertolongan dan evakuasi.
Sebelumnya, tim INASAR telah diterbangkan ke Turkiye pada tanggal 12 Februari 2023, atau setelah kurang dari sepekan wilayah Turki diguncang gempa bumi dahsyat, yang hingga kini telah menewaskan lebih dari 50.000 jiwa.
Dalam operasi selama kurang lebih 12 hari di kawasan Antakya, Provinsi Hatay, Tim INASAR telah berhasil mengevakuasi 15 jenazah korban gempa bumi Turki. Dua di antaranya WNI yang ditemukan di Diyarbakir.
“Karena memang Pemerintah Turki sudah menghentikan proses pencarian, pertolongan dan evakuasi,” terang Suharyanto, Sabtu (25/2).
