Willy berharap sopir truk di Kabupaten Bandung bisa tetap menjaga diri saat berkendara dan menjauhi hal-hal yang bisa memicu terjadinya kecelakaan. Dengan demikian, kecelakaan di jalan raya dapat berkurang. KST Jabar juga mengingatkan mereka agar beristirahat jika sudah lelah berkendara.
“Kalau lelah, sopir truk harus beristirahat. Itulah yang kami tekankan selama ini kepada para sopir truk di Jawa Barat. Saya juga berharap sopir truk di sini menjaga kestabilan tubuh. Saya imbau mereka tidak konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang karena dapat membahayakan diri sendiri dan pengendara lain,” pesan dia.
Sementara, Koordinator perkumpulan sopir truk Kaharingan Group dari CV Trimurti Jaya, Perkasa Suliyono mengatakan, pemberian mesin las dan alat lainnya itu dirasa sangat membantu pemeliharaan truk mereka.
Untuk masalah banyak yang kerap dialami dan juga bersama teman-teman sopir truk lainnya. “Banyak ya, di jalan seperti trouble, contohnya, patah engsel, dan bodi bolong. Dengan adanya alat ini, kami bisa memperbaikinya dengan cepat,” ujarnya.

