
Sementara itu, General Manager Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau Agung Murdifi mengapresiasi kontribusi PT Princeton DGDC untuk memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT). Dia juga optimistis jika REC PLN bisa mendorong penggunaan energi bersih.
“PLN sangat optimis bahwa layanan REC PLN dapat menjadi salah satu solusi untuk mendorong penggunaan energi bersih di tanah air khususnya di Ibukota Provinsi Riau, Kota Pekanbaru,” kata Agung.
Agung menjelaskan, REC merupakan layanan legalitas pemanfaatan energi baru terbarukan yang bertujuan memenuhi kebutuhan pelanggan dalam mewujudkan green business dengan green product. Menurutnya, layanan REC ini sebagai bukti komitmen PLN untuk mendukung pemerintah dalam mengurangi emisi karbon.
“REC adalah salah satu inovasi produk hijau PLN untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang diakui secara internasional, hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk menekan emisi karbon dunia,” kata Agung.
Secara nasional, sepanjang tahun 2022 total penjualan Sertifikat Energi Terbarukan atau Renewable Energy Certificate (REC) mengalami kenaikan signifikan mencapai 1,7 juta MWh. Angka ini meningkat lima kali lipat dari tahun 2021 yang baru tersalurkan 308 ribu MWh.
