Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Nyinyir Sama Pengajian, Megawati Malah Diajak Ngaji Bareng Sama Ibu-Ibu
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Politik > Nyinyir Sama Pengajian, Megawati Malah Diajak Ngaji Bareng Sama Ibu-Ibu
Politik

Nyinyir Sama Pengajian, Megawati Malah Diajak Ngaji Bareng Sama Ibu-Ibu

Farih
Farih Published 21 Feb 2023, 16:17
Share
3 Min Read
cee5409d 2848 43bb 9dcc ece10005275a
Aliansi Pecinta Pengajian Ibu-Ibu (APPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Patung Kuda Jakarta Pusat memprotes pernyataan Ketum PDIP yang nyinyir terhadap pengajian Ibu-Ibu, Selasa (21/2). Foto: ipol.id
SHARE

IPOL.ID – Pernyataan Megawati Soekarno Putri yang nyinyir terhadap pengajian Ibu-Ibu terus mendapat tanggapan dari berbagai kalangan.

Hari ini Selasa (21/2), sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Pecinta Pengajian Ibu-Ibu (APPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Patung Kuda Jakarta Pusat.

Massa yang didominasi oleh anggota pengajian ibu-ibu tersebt, berkumpul di depan Patung Kuda dan memulai aksinya sekitar pkl. 11.00 wib dengan menggelar orasi dan treatikal.

Ratusan massa tersebut membentangkan spanduk spanduk yang bertuliskan; “Megawati Soekarno Putri harus meminta maaf, karena melecehkan ibu-ibu pengajian,”. Ada juga tulisan lainnya yang berbunyi : “Ibu Megawati, kenapa nyinyir sama pengajian….capek deh..,”.

Baca Juga

Megawati Soekarnoputri saat pidato acara peringatan HUT ke-53 PDIP, Sabtu (10/1/2026). Foto: PDIP
Megawati: Politik Harus Jadi Alat Pengabdian, Bukan Banyaknya Jabatan
Megawati Peringatkan Generasi Muda Jangan Tergila-gila dengan AI
Hari Kemerdekaan, Hasto Tegaskan Bakal Loyal Pada Megawati

Menurut Ketua Aliansi Pecinta Pengajian Ibu-Ibu (APPI), Ustadzah Atin Korlas, mereka datang dari wilayah Jakarta, Bogor, dan Bekasi.

“Kami datang di sini, bermaksud menemui Ibu Megawati Soekarno Putri, agar bersedia mengaji bareng bersama kami dan tidak tidak nyinyir terhadap pengajian ibu-ibu,” tegasnya saat berorasi ditengah-tengah massa.

Pengajian ibu-ibu, dan pengajian pada umumnya, lanjut perempuan berasal dari Bogor ini, sudah menjadi tradisi di Indonesia. Ibu ibu pengajian, justru memberikan contoh kepada anak, keluarga, dan lingkungan sosialnya, untuk membangun akhlak dan keilmuan keagamaan sebagai benteng ketahanan keluarga dari gempuran ideologi liberalisme, sekulerisme, dan hedonisme yang merusak moral bangsa, khususnya generasi muda belakangan ini.

Oleh karena itu, pihaknya menyayangkan pernyataan Megawati Soekarno Putri yang terkesan mencemooh, nyinyir, dan terkesan melecehkan Ibu-Ibu yang aktif dan cinta pengajian.

Padahal Mega mantan Presiden dan Ketum DPP PDI Perjuangan, yang seharusnya menjadi contoh bagi umat dan mensupport pengajian sebagai sarana memperkuat kualitas spiritual dan moral bangsa.

APPI menolak penilaian Megawati Sukarno Putri, yang seolah-olah ibu-bu yang cinta dan suka pengajian, tidak mengurus anak dan keluarganya. Justru, ibu ibu yang rajin mengikuti pengajian, akan memberikan contoh kepada anak, keluarga, dan lingkungan sosialnya, dalam membangun akhlak dan keilmuan keagamaan sebagai benteng ketahanan keluarga.

Meski cuaca di Jakarta terik panas dan diselingi mendung karena habis guyuran hujan paginya, massa tetap semangat melakukan aksi unjuk rasa dengan menggelar orasi dan membagi bagikan pernyataan sikap mereka.

Selain melakukan aksi di depan Patung kuda, massa aksi juga bergerak melewati jalan Tengku Umar dan Diponegoro. Di depan markas PDIP dan kediaman Megawati, mereka berhenti sejenak untuk melakukan orasi diatas mobil komando aksi.

Tetapi, beberapa aparat menghalau mereka untuk melintasi kediaman Megawati di jalan Tengku Umar. Sementara di depan kantor PDIP, mereka disuruh cepat cepat pergi oleh beberapa orang tidak dikenal meski dalam pengawalan aparat. (Far)

GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: megawati soekarnoputri, pengajian
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 372b4d9c 97c4 47a9 b574 f68e535188a6 Bangkitkan Kejayaan Nusantara, Tokoh, Aktivis dan Pengusaha Gabung PKN
Next Article Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto Divisi Humas Polri Kapolri Bakal Pertimbangkan Hal Meringankan di Sidang Etik Eliezer

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260524 WA0088
HeadlineNews

Ramalan Zodiak Pekan Ini 24–31 Mei 2026: Ada Kabar Mengejutkan soal Cinta dan Rezeki

Olahraga
Hydroplus Soccer League Surabaya 2026: Tigers Football Academy dan Arema FC Women Berbagi Gelar di Dua Kategori Umur
24 May 2026, 08:43
Olahraga
5000 Pelari Ramaikan Starbucks Run 2026 di GBK
24 May 2026, 12:08
HeadlineOlahraga
Meski kalah di Markas Valencia, Barca Tetap Juara La Liga
24 May 2026, 07:25
News
RSC-WSC Gelar Temu Kangen: Edukasi Lawan Love Scam
24 May 2026, 13:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?