Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Apa Jadinya Jika Islam Turun di Tiongkok?
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Internasional > Apa Jadinya Jika Islam Turun di Tiongkok?
Internasional

Apa Jadinya Jika Islam Turun di Tiongkok?

Timur
Timur Published 12 Mar 2023, 07:00
Share
6 Min Read
Masjid China Suku Hui Uighur
Sebuah Masjid di China Huixiang Culture Garden. Foto: Yan Chong/net
SHARE

Sebab, sebagaimana yang dipaparkan oleh Firas Alkhateeb, bahwa agama-agama yang populer seperti Buddha dan Konghucu, sungguh bertolak belakang dengan Islam. Hal ini sangat berbeda dengan muslim yang berdakwah di wilayah Kristen yang sama-sama merupakan agama samawi dan dapat berhubungan dengan masyarakat lain melalui “kesamaan” sejarah tentang Nabi Ibrahim, Musa, dan Isa.

Oleh karena itu, dalam hal dakwah dan penambahan tsaqofah, masyarakat muslim cenderung memisahkan diri dari kelompok utama masyarakat dan membuat komunitasnya sendiri.

Pada masa Kekhilafahan bani Umayyah, ekspansi militer Islam dapat mencapai Kashgar, salah satu daerah kekaisaran Tiongkok. Pembebasan tersebut dipimpin oleh Qutaibah bin Muslim Al-Bahili, seorang panglima Islam di masa pemerintahan Khalifah Al Walid bin Abdul Malik.

Hampir terjadi peperangan langsung antara pusat Kekaisaran Tiongkok dan Khilafah. Namun, Kekaisaran Tiongkok mengurungkan niatnya dan lebih memilih membayar jizyah dan mengirim hadiah kepada Khalifah berupa emas, mutiara, sutra, pakaian, dan beberapa utusan kekaisaran.

Baca Juga

presiden china xi jinping
Trump Akan Bahas Iran dengan Xi Jinping saat Kunjungan ke China
Tensi dengan AS Memanas, Iran Bakal Gelar Latihan Perang Bareng China dan Rusia
Hubungan Washington-Caracas Memanas, AS Akui Ambil Alih, Venezuela Klaim Pegang Kendali
Previous Page12345Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: bangsa mongol, china, Islam, khalifah, khilafah, mongol, sejarah islam, suku hui, uighur, xinjiang
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article kepala BPN Jaktim hedon Viral Pamer Harta Kepala BPN Jaktim dan Istri, Kementerian ATR/BPN Persilakan Lembaga Berwenang Periksa Pejabatnya
Next Article komodo BRIN Gandeng UNRAM Ungkap Keanekaragaman Hayati di Kawasan Sunda Kecil

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260524 WA0088
HeadlineNews

Ramalan Zodiak Pekan Ini 24–31 Mei 2026: Ada Kabar Mengejutkan soal Cinta dan Rezeki

Hukum
Kuasa Hukum Protes Keras Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Milik PT PMM
24 May 2026, 20:33
Olahraga
Bintang Muda Sepak Bola Putri Bersinar dari Dua Kota Kudus & Malang
24 May 2026, 19:04
Olahraga
5000 Pelari Ramaikan Starbucks Run 2026 di GBK
24 May 2026, 12:08
News
RSC-WSC Gelar Temu Kangen: Edukasi Lawan Love Scam
24 May 2026, 13:15
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?