Ia lantas mengapresiasi sikap Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menolak kehadiran tim nasional (timnas) Israel untuk bertanding di Indonesia dalam gelaran Piala Dunia U-20. Menurutnya, itu tanda komitmennya terhadap Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
Sebagai informasi, FIFA sendirimelarang Timnas Rusia tampil di Piala Dunia dan hingga kini sanksi tersebut belum dicabut. Selain dilarang bermain di Piala Dunia 2022 di Qatar, FIFA juga hingga kini masih melarang Rusia bertanding dalam ajang sepak bola resmi lainnya. Namun, sanksi serupa tak diterima oleh Israel yang sudah terbukti selama berpuluh tahun menduduki dan menindas warga Palestina.
Kapten Rusia, Artem Dzyuba sempat menyoroti hal ini. Secara tegas Dzyuba menyatakan bahwa FIFA dan asosiasi olahraga lain yang menghukum Rusia telah menerapkan standar ganda. Terus terang Dzyuba bingung dengan yang terjadi. Dia heran mengapa kini atlet ikut menderita, dan pihak terkait yang menjatuhkan sanksi seolah lupa dengan slogan mereka soal olahraga tidak boleh terkait politik.
