“Harus kita bangun sebanyak-banyaknya hunian seperti ini. Lahan disediakan milik PT KAI bekerja sama dengan Perumnas dan Kementerian PUPR untuk pembangunannya,” kata Presiden.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan memilih tinggal di rusun TOD seperti ini, maka masyarakat secara tidak langsung bisa menghemat biaya transportasi. Apalagi ada jaminan jadwal kereta api atau KRL yang lebih pasti dan saat ini pelayanan PT KAI semakin baik kepada masyarakat.
“Salah satu keuntungan tinggal di TOD masyarakat bisa diantar jemput kereta api.. Masyarakat lebih mudah melakukan pergerakan karena terintegrasinya hunian dengan transportasi massa,” kata Menteri Basuki.
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan hunian serupa telah dibangun di 7 lokasi, di antaranya Depok, Jakarta, Tangerang, dan Karawang. Tingkat kelakuan unit yang sudah jadi cukup tinggi, yaitu di atas 65%. “Kita sudah selesaikan 7 lokasi dengan pendanaan total Rp5 triliun. Alhamdulillah tingkat penjualannya di atas 65% dan 41% yang beli adalah milenial,” kata Menteri Erick.
